Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Foto : Penyerahan bantuan pembangunan Rumah Honai Pintar OJK belum lama ini

OJK Bangun Rumah Baca Honai Pintar di Kabupaten Jayapura. 

Jayapura, Semuwaberita.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat melaksanakan program sosial penyediaan sarana baca yaitu rumah baca “Honai Pintar OJK” senilai Rp 86.025.000. Hal ini dilakukan dalam rangka hari jadinya yang ke 9.

Adolf Fictor Tunggul Simanjuntak selaku Kepala OJK Provinsi Papua dan Papua Barat mengatakan Honai Pintar OJK pengerjaannya ditargetkan rampung selama 1 (satu) bulan kedepan dan akan dikelola oleh Yayasan Sahabat Yosua di Jalan Raya Pos 7, Desa Sereh, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.

Kata Adolf ,pembangunan sarana Rumah Baca “Honai Pintar OJK” merupakan salah satu kontribusi nyata OJK dalam membangun bangsa dalam rangka menciptakan SDM yang unggul dan kompetitif khususnya bagi anak-anak Papua. 

Rumah Baca Honai Pintar OJK bertujuan sebagai sarana sumber media informasi dan layanan belajar mengajar serta sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan anak-anak di daerah sekitar. 

"Sesuai dengan tema HUT ke-9 OJK yaitu Bakti Membangun Negeri, Program Sosial Rumah Baca “Honai Pintar OJK” merupakan sebagian dari dukungan OJK dalam Pembangunan Nasional Indonesia," katanya Rabu 18 November 2020.

OJK berharap pembangunan Honai Pintar OJK dalam berjalan sesuai target penyelesaian agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya anak-anak di Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, Pengelolah Rumah Honai Pintar OJK, Barry Jordan, menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih dan bersyukur atas bantuan OJK terkait pendirian Rumah Baca “Honai Pintar OJK”, mengingat selama ini di Desa Sereh khususnya dan sekitarnya, belum terdapat pustaka atau rumah baca tempat anak-anak muda mengasah wawasan.

Rumah Baca “Honai Pintar OJK” di dirikan di Desa Sereh sangat tepat sekali, mengingat lokasi tempat pendirian Rumah Baca tersebut merupakan “Youth Centre” tempat berkumpul anak-anak dan pemuda/pemudi yang berjumlah kurang lebih 150-an orang, dengan usia antara 5 s.d 18 tahun yang tinggal di Distrik Sentani serta distrik sekitar, tambah Barry Jordan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ketua Yayasan, wilayah Desa Sereh – Distrik Sentani, beberapa dekade waktu yang lalu merupakan daerah merah, dengan tingkat kriminalitas yang tinggi serta kebiasaan-kebiasaan yang negatif diantara anak-anak muda, namun sejak didirikannya Youth Centre, tingkat kriminalitas serta perbuatan negatif berkurang. 

"Saya mengakui, bahwa sampai dengan saat ini belum ada rumah baca yang memang sangat strategis dalam rangka pembinaan intelektualitas anak-anak, pemuda/pemudi sekitar,"tuturnya.( Pratiwi )

Copyright © 2020 Semuwaberita.com