Sorong, semuwaberita.com - PT PLN (Persero) memaknai momen Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang belum menikmati terang. Melalui program Light Up The Dream, sebanyak 127 keluarga kurang mampu di tanah Papua telah berhasil menikmati listrik.
Salah satu penerima manfaat di Distrik Sorong Timur, Kabupaten Sorong, Simon Sineri merasa sangat bahagia atas bantuan penyambungan listrik yang didapatkan oleh keluarganya.
Dia bercerita bahwa selama ini penerangan yang didapatkan di rumah hanya bergantung dengan tetangga dekat rumah untuk menyambung listrik.
“Saya sangat berterima kasih kepada PLN, kami dapat meteran gratis daya 900 VA . Sudah enam tahun kami tidak memiliki meteran kami bangga dengan PLN,” ujar Simon.
foto: Penyalaan secara simbolis Program Light Up The Dream PLN oleh Manager PLN UP3 Manokwari, Fredrik M. Noriwari
Hal serupa disampaikan juga oleh salah satu petani stroberi dari Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Penina Matuan, yang selama ini hidup dalam kegelapan. Seluruh aktivitas menjadi serba terbatas karena akses listrik yang tidak tersedia.
“Saya dulu sampai lama itu tidak pakai listrik. Tapi karena PLN datang pasangkan saya ini (listrik) di honai, dapur, rumah, saya bisa bekerja malam hari. Dulu saya tidak bisa kerja karena gelap,” ungkapnya.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyampaikan apresiasinya untuk kepedulian PLN yang dirasa sangat luar biasa dalam membantu masyarakat khususnya di Papua Barat Daya.
Sejalan dengan PLN, dia menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan fasilitas kelistrikan melalui pembangunan pembangkit hingga infrastruktur lainnya untuk menerangi masyarakat yang belum teraliri listrik.
“Pemprov Papua Barat Daya memberikan dukungan penuh untuk acara ini (Light Up The Dream) dan diharapkan supaya tetap berlanjut di waktu mendatang. Kita berjuang bersama-sama agar masyarakat dapat menikmati listrik secara merata. Terima kasih PLN,” ujar Elisa.
Foto bersama jajaran manajemen PLN UP3 Wamena dengan memberikan bantuan Light Up The Dream kepada salah satu masyarakat di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya.
Sementara itu General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menjelaskan program ini berasal dari donasi pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menghadirkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Melalui penyambungan listrik gratis kepada keluarga kurang mampu ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi penerima manfaat.
“Ini menjadi wujud inisiasi kepedulian para pegawai sebagai tanggung jawab sosial individu mereka terhadap lingkungan sekitar. Diawali niat mulia yang sederhana, bantuan kecil ini diharapkan bisa berdampak besar bagi penerima yang merasakan manfaatnya. Kami berkomitmen agar ini bisa terus berkelanjutan dan bisa mempercepat rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik di wilayah timur khususnya di tanah Papua bagi masyakarat kurang mampu agar dapat menikmati listrik,” ungkap Diksi.
Program ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat tanpa terkecuali, khususnya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar. Hal ini terlihat dari capaian program Light Up The Dream hingga bulan Agustus 2025 telah memberikan bantuan sambungan listrik gratis kepada 2.700 rumah warga kurang mampu yang tersebar di Tanah Papua.(rilis)