Jayapura, semuwaberita.com - Pengurus Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Provinsi Papua periode 2025 - 2029 resmi dilantik dan dikukuhkan, dengan H. Supriyadi Laling sebagai Ketuanya dan M. Haedar Muharrar sebagai Sekertaris.
Proses pelantikan dan pengukuhan oleh Sekjen PB Pordi, Prof. Dr. H. Mansyur Ahmad, berlangsung di hotel Suni Abepura, Jumat (29/08/2025) siang. Pelantikan dihadiri perwakilan Forkopimda, para sponsor serta tamu undangan lainnya.
Usai acara pelantikan dilanjutkan dengan technical meeting pertandingan domino/gaplek memperebutkan piala Ketua DPR Papua. Sedikitnya ada 355 peserta siap bertanding dan akan resmi dibuka pada Sabtu (30/08/2025) besok.
Sekjen PB Pordi, Mansyur Achmad mengatakan, pelantikan Pengurus Provinsi Pordi Papua ini adalah yang ke-20.
“Pordi ini akan merayakan hari lahir (harla) ke-6 pada desember mendatang. Bersamaan dengan itu akan diadakan kejurnas. Oleh karenanya hari ini kita lantik pengurus di Papua. Dimana untuk persyaratan dari KONI, sudah memenuhi syarat yaitu minimal terbentuk 5 pengurus daerah (pengda) tingkat Kabupaten/Kota plus1,” ungkap Mansyur.
Ia berharap setelah pelantikan ini Pordi Papua bisa segera melakukan konsolidasi dengan pembentukan Pengda di 8 Kabupaten dan 1 Kota di Papua.
Selain itu Mansyur juga menekankan agar segera membentuk gardu (gabungan domino unggul) yang diisi minimal 10 orang.
Dengan pembentukan gardu ini tentunya akan meramaikan Pordi yang ada di bumi cenderawasih, karena itu menjadi persyaratan utama untuk menjadi anggota Pordi
“Pembentukan gardu ini nantinya dibentuk oleh pengurus untuk level kecamatan/distrik dan kampung, bahkan di setiap tempat pun bisa dibentuk gardu. Karena atlet itu nanti muncul dari gardu gardu tersebut,” ujarnya.
Mansyur juga memberikan apresiasi denga antusias masyarakat yang hadir untuk meramaikan turnamen domino.
“Dari semua tempat yang saya kunjungi untuk pelantikan, saya lihat di Papua ini yang luarbiasa antusias masyarakatnya. Terbukti dengan banyaknya yang hadir di acara ini, dan juga mendaftar untuk mengikuti pertandingan,” ucapnya.
Ketua Pordi Papua, Supriyadi Laling mengatakan pelantikan ini sebagai amanah yang sangat berat.
“Ini tanggung jawab, tapi kami yakin dari semua pihak baik dari pemerintah daerah (eksekutif) maupun legislatif dan pihak lainnya kami yakin bisa majukan Pordi di Papua. Pordi ini bukan olahraga partisipasi tetapi organisasi prestasi dan akurasi (ketepatan),” aku Supriyadi.
Lanjut ia, setelah pelantikan pihaknya langsung melakukan konsolidasii untuk pembentukan 5 pengurus daerah Kabupaten/Kota
“Sampai hari ini sudah ada dua SK (surat keputusan) yang dikeluarkan yaitu Pengda Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura sehingga pelantikannya bisa digelar 1 kali” terangnya.
Wakil Ketua III DPR Papua ini berharap setelah pelantikan ini, Pordi Papua bisa turut berpartisipasi di Kejurnas.
Persiapan awal yang dilakukan dengan segera membentuk Gardu.
“Kalau saya perhatikan di Papua ini banyak tongkrongan cafe cafe. kita berharap Gardu bisa muncul dari sana,” tukasnya.
“Harapan kita dengan kehadiran Pordi, ini bisa menjadi wadah bagi mereka yang gemar bermain domino. Satu gardu ada 10 tim, nanti dari gardu itu naik ke tingkat kabupaten dan kemudian ke Provinsi. Sehingga ke depan bukan open turnamen lagi yang kita buat, tetapi lebih ke pembinaan gardu gardu tersebut,” jelasnya.
Supriyadi juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak baik pemerintah daerah (pemprov papua), DPRP dan para sponsor yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara pelantikan dan pengukuhan ini.(irn)