Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Foto : Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Keerom, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM saat memberikan sambutan di acara deklarasi damai pilkada, Kamis (8/10)/Istimewa

Pjs Bupati Keerom Keluarkan Surat Edaran Netralitas ASN Pilkada 2020

KEEROMsemuwaberita.com - Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Keerom, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM, mengeluarkan surat edaran tentang pedoman pengawasan netralitas ASN dalam Pilkada 2020.

Dalam surat yang dikeluarkan Kamis, (8/10/2020), Ridwan menegaskan berbagai aktifitas yang tidak boleh dilakukan ASN selama tahapan Pilkada, beserta ancaman sanksinya.

"Hal-hal yang tidak boleh dilakukan ASN selama Pilkada diantaranya adalah menunjukan dukungan atau pengunduh kegiatan pasangan calon tertentu ke media sosial," ungkap Ridwan

Lalu, ASN pun dilarang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh pasangan calon tertentu selama tahapan Pilkada.

Pemakaian atribut pasangan calon tertentu pun dilarang digunakan ASN, baik dipakai secara langsung maupun di barang milik pribadinya.

Mengkampanyekan pasangan calon tertentu juga ditegaskan Ridwan merupakan pelanggaran bila dilakukan oleh ASN.

Kendaraan dan juga perlengkapan dinas dutegaskan dilarang dipergunkan untuk kepentingan pasangan calon tertentu.

Dalam surat edaran dengan nomor 270/2613/BUP, Ridwan memerintahkan seluruh Kepala OPD untuk mensosialisasikan surat tersebut kepada jajarannya.

"Kepala seluruh Kepala OPD (diwajibkan) untuk melaksanakan dan mensosialisasikan surat edaran ini dengan sebaik-baiknya," pintanya.

Pilkada Keerom 2020 diikuti oleh 3 pasangan calon kepala daerah.

Mereka adalah, Yusuf, Wally – Hadi Susilo, Peiter Gusbager – Wahfir Kosasih dan Muh Markum  - Malensisus Musui.(Iriani)

Copyright © 2020 Semuwaberita.com